logo-iain-metro-bundar.png

Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Metro

Ciptakan Iklim Juara di Kampus, Prodi HESy Adakan Webinar Nasional “Menjadi Mahasiswa Berprestasi”

Banjarrejo Syariah, 2 Juli 2021. Prodi Hukum Ekonomi Syariah (HESy) IAIN Metro Lampung mengadakan webinar bertemakan “Menjadi Mahasiswa Berprestasi”. Acara ini berlangsung secara daring pada hari Jum’at, 02 Juli 2021.

Webinar ini bertujun untuk menciptakan iklim kompetitif di kalangan mahasiswa, khususnya di Fakultas Syariah. Dengan adanya webinar ini, diharapkan mahasiswa dapat termotivasi dan mengetahui strategi meraih prestasi di level nasional.

Acara ini dibuka oleh sambutan dari Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Syariah, Nety Hermawati S.H., M.A., M.H. Dalam sambutannya, Nety berharap kegiatan seperti ini dapat dijadikan sebagai agenda rutin dalam rangka mencetak mahasiswa berprestasi di Fakultas Syariah.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan mampu menularkan semangat prestasinya kepada mahasiswa Fakultas Syariah. Selain itu, para peserta juga diharapkan mengetahui strategi meraih prestasi dari materi yang dijelaskan”, ungkap Nety.

Kaprodi HESy, Muhamad Nasrudin, M.H., sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa setiap mahasiswa memiliki potensi untuk berkembang dan menjadi yang terbaik.

“Webinar ini diharapkan mampu memacu motivasi para mahasiswa untuk berprestasi di perlombaan nasional. Sehingga iklim juara akan tercipta di lingkungan kampus, terurama di Fakultas Syariah”, ujar Nasrudin.

Acara ini menghadirkan dua narasumber dari dua kampus. Narasumber pertama ialah Mizza Faridatul Anifah, mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang telah meraih prestasi di beberapa even. Prestasi tersebut antara lain ialah LKTI, Esai Nasional, Debat Konstitusi, dan Constitutional Drafting.

Narasumber kedua yaitu Ibnu Akbar Maliki, mahasiswa IAIN Metro Lampung. Dari berbagai even yang telah dilaluinya, Ibnu berhasil menyabet gelar juara di bidang LKTIN, Essay Nasional, dan Proposal Project SDGs.

Mizza mengatakan pentingnya menumbuhkan jiwa kompetitif sejak semester dini. Ia mengatakan, hal tersebut dapat dimulai dengan mengikuti berbagai komunitas yang dapat mewadahi kemampuan, minat, dan bakat.

Menurut Mizza, komunitas menjadi wadah penting untuk mengembangkan potensi mahasiswa. Dengan mengikuti komunitas, setidaknya mahasiswa dapat mengenal budaya diskusi dan memperoleh informasi terkait lomba.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ibnu. Menurutnya, dalam menentukan komunitas yang ingin diikuti, mahasiswa harus mampu merumuskan tujuan dan manfaat yang ingin dicapai.

Selain itu, Ibnu juga menjelaskan beberapa strategi meraih prestasi tingkat nasional bagi mahasiswa. Strategi tersebut antara lain ialah belajar secara mandiri, menjalin komunikasi dengan dosen, mengasah kemampuan, menciptakan jaringan yang luas, dan selalu open minded.

(Ibnu)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *