Seminar Nasional pada Sharia Faculty National Moot Court Competition PTKIN se-Indonesi

Tim Dokumentasi Fakultas Syariah

Sharia Faculty National Moot Court Competition PTKIN se-Indonesia yang dilaksanakan pada 22-25 November 2019 yang dibuka pada Jum’at 22 November 2019 pagi tadi. Selain kompetisi sidang semu event ini juga mengandakan seminar Nasional yang diikuti oleh seluruh peserta kompetisi sidang semu.

Asep Sudirman sebagai pemateri menyampaikan bahwa begitu pentingnya mahasiswa Syariah dan hukum merespon bagaimana perkembangan zaman diera 4.0 ni sehingga hukum syariah mampu menjawab tantangan dan merespon persoalan di era 4.0.

Dewi Nurul Mujtari, S.H., M.H. sebagai pemateri kedua dalam seminar Nasional ini menguraikan peluang dan peran mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum dlam mengisi profesi profesi sebagai agen penyelesaian sengketa baik  jalur litigasi dan non litigasi.

Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum tidak hanya tentang bagaimana menyelesaikan sengketa, tetapi juga mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum harus juga bagaimana melakukan pendampingan atau advokasi kepada masyarakat tegas Dewi diakhir uraian materinya.
Agus Salim merupakan mahasiswa fakultas Syariah IAIN Metro yang menjadi peserta seminar Nasional tersebut menyampaikan bahwa kegiatan seminar yang semacam ini merupakan suatu tempat atau media bagi kami mahasiswa  fakultas Syariah dan Hukum khususnya mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Metro dimana banyak sekali pengetahuan baru tentang perkembangan hukum, apalagi ditambah pada era ni bonus demografi yang sedang dialami negara Indonesia menuntut agar Hukum senantiasa menjawab tantangan tersebut.

Kegiatan Seminar Nasional yang diadakan oleh UIN Sunan Kalijaga  Yogyakarta digedung Convention Half UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang bertemakan “Implementasi Program Undang Undang Peradilan Agama Terhadap Perluasan Profesi Hukum di Bidang Ekonomi Syariah” berlangsung dari jam 13. 00 -16.00 yang diikuti oleh 12 PTKIN SE-INDONESIA.