Fakultas Syariah UIN Jurai Siwo Lampung Optimalisasi Perkuliahan Berbasis Informasi Teknologi: Sistem Kuliah Hybrid

Banjarejo, Rapat dipandu oleh sekretaris Program Studi tudi Hukum Ekonomi Syariah bapak Salim Firliadi, MH. Mengawali perkuliahan tahun ajaran baru 2026/2027 Dekan Fakultas Syariah UIN Jurai Siwo Lampung memberikan arahan rapat bidang akademik pendidikan dan pengajaran di Ruang Rapat Dekan, terkait sistem perkuliahan Hybrid. Dalam arahan bahwa system perkuliahan sekarang tidak lagi monoton menggunakan perkuliahan tatap muka, boleh dilakukan menggunakan fasilitas teknologi. Perkuliahan modern dilakukan menggunakan teknologi internet melalui media gedget telpon selular, komputer. Dijabarkan lebih lanjut bila ini sudah lakukan sejak peristiwa covid 19, juga rapat-rapat jarak jauh dan lainnya dan faktual semua perguruan tinggi sebagai perbandingan pakai pola kuliah ini.

Resiko perkuliahan seperti ini tetap ada, diantaranya gangguan sinyal, tidak fokusnya mahasiswa belajar karena ada pekerjaan lain sehingga substansi materi edukasi dimungkin tidak dapat diserap mahasiswa selama sesi perkuliahan. Oleh rena itu harus disiapkan alternatif selain komunikasi verbal maka dosen yang mengampu mata kuliah menyiapkan materi kuliah dalam bentuk buku ajar, Pdf, powerpoint, rekaman video atau minimal salah satu, tegas dekan Prof. Husnul Fatarib, Ph.D. (16/9/2026)

Selanjutnya Ketua Program studi Hukum Ekonomi Syariah bapak Moelki Ardliansyah, M.H. menjelaskan secara teknis perkuliahan, waktu mengajar, peserta belajar yang memiliki pekerjaan, pengasuh pondok, ada polisi, pamong desa, ASN. Sistem Hybrid yaitu pilihan perkuliahan yang dipilih. Artinya asal perkuliahan tatap muka atau offline dan pertemuan melalui online sesuai jadwal yang ditentukan dalam jadwal kuliah atau kesepakatan dosen dan mahasiswa. Lembaga menyiapkan teknis perkuliahan dua hal yaitu zoom meeting dan LMS. LMS dibutuhkan agar dapat mengirim file materi perkuliahan baik pdf, powerpoint, video tau lainnya. Hal ini akan efektif tersampaikan substansi materi perkuliahan dari dosen, jelasnya.

Sementara wakil Dekan bidang 1 Akademik, Pendidikan dan Pembelajaran apak firman menambahkan bahwa perkuliahan seperti bukan sekedar efektif tersampainya materi kuliah, tapi menjadi perkuliahan mahasiswa yang tidak bisa hadir secara offline juga efisien, hemat biaya perjalanan dan energi ke kampus. Proses pembelajaran Interaktif  tetap mendapat pengalaman langsung di kelas.

Dalam rapat hadir para dosen yang diberi tugas pengampu mata kuliah. Peserta memberikan atensi serius mendengarkan arahan, memberikan respon positif. Untuk hal yang tidak jelas terkait teknis dipandu dan dijelaskan oleh ketua program tudi dan sekretaris prodi. Setelah ianggap cukup rapatpun dianggap selesai. Kesepakatan dan faham akan mekanisme dan teknis terjawab, jika ada kendala akan dibantu oleh pihak program studi.