Kemenag Kota Metro dan Fakultas Syariah Gelar Bimbingan Calon Pengantin

BANJAREJO SYARIAH. Kantor Kementerian Agama Kota Metro bekerjasama dengan Fakultas Syariah IAIN Metro mengadakan Bimbingan Perkawinan Pra-Nikah bagi Calon Pengantin di Lingkungan Kantor Kementrian Agama Kota Metro Angkatan ke-VI Tahun 2018.

Bimbingan ini dilaksanakan pada hari Senin-Selasa 10-11 Desember 2018 di Aula Imam Abu Hanifah, Gedung Fakultas Syariah Lantai III. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Metro Bapak H. Johan Yusuf., S.Ag., M.Pd.I dan diikuti oleh mahasiswa Fakultas Syariah.

Dekan Fakultas Syariah, Husnul Fatarib, Ph.D kemudian memberikan sambutan. “Terima kasih kepada Kantor Kemenag Kota Metro yang telah berkenan bekerjasama dengan Fakultas Syariah.”, kata Husnul. Ia menambahkan bahwa Fakultas Syariah memiliki jurusan Ahwal Al-Syakhisiyah yang salah satu profilnya lulusannya adalah penghulu. “Kegiatan ini tentu akan memberikan bekal kepada mahasiswa, baik sebagai calon penghulu, dan yang pasti sebagai calon pengantin.” Kata Husnul disambut tawa hadirin.

Bimbingan ini diisi oleh beberapa pemateri yang memiliki kompentensi di bidangnya. Kegiatan berjalan dengan menarik sehingga para audien sangat antusias mengikuti jalannya kegiatan. Materi pertama adalah Menciptakan Keluarga Sakinah yang disampaikan oleh Akhor Wiwit Sudiono., S.Ag., M.M.

Akhor menyatakan, “Salam proses menciptakan suatu keluarga yang sakinah ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, di antaranya ialah komitmen antara suami dan istri; saling mengerti, menyayangi dan support kepada pasangannya; serta menjaga komunikasi yang baik antara pasangan suami istri. Sehingga ketika beberapa hal tersebut sudah ada dalam kehidupan berkeluarga maka insyaallah keluarga yang sakinah pun akan tercipta.”

Materi selanjutnya adalah Kesehatan Reproduksi yang dibawakan oleh Ibu Maria Sarihadi. Dalam menyampaikan materinya, pemateri menjelaskan pentingnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi bagi remaja. “Selain remaja adalah generasi penerus bangsa di masa depan, remaja juga merupakan generasi yang sangat rentan terjangkit virus HIV/AIDS.”, kata Maria. Maka dari itu dengan adanya materi ini, diharapkan peserta lebih berhati-hati serta dapat menjaga kesehatan reproduksinya.

Materi berikutnya disampaikan oleh Ruslan Helmi, yaitu tentang bagaimana menjaga generasi yang soleh dan sholehah. Pada materi kali ini, pemateri menjelaskan dan mengajak peserta untuk turut aktif dalam memecahkan persoalan bagaimana seharusnya sikap orangtua untuk membimbing buah hatinya supaya menjadi generasi yang soleh dan sholehah.

Adapun materi terakhir ialah materi dari Bapak Ahmad Mubarok, yang mana beliau langsung mengajak peserta untuk Praktik akad nikah. Pemateri sebelumnya menjelaskan hal-hal apa saja yang berkaitan dengan akad nikah dan diakhiri praktik akad (ijab dan qobul) dari peserta. [Ansori/Nas]